Header Ads

Perbedaan Tanggapan Pemotongan Gaji Pemain Barcelona

Pemain Barcelona saat meryakan gol
Sportsartikel.com - Penyebab virus corona membuat kondisi finansial klub-klub sepak bola terganggu, satu di antaranya Barcelona. Klub Catalan tersebut sedang mencari solusi untuk menjaga keseimbangan tim, salah satunya dengan cara pemotongan gaji pemain.

Barcelona telah mendekati para pemain, termasuk superstar Lionel Messi dan Antoine Griezmann. Mereka berharap pemain-pemain itu mau gajinya dipoting meski tidak banyak.

Efek wabah virus corona salah satunya pergantian kompetisi, mulai La Liga hingga Liga Champions. Ketika kompetisi dihentikan sementara, pendapatan Barca jelas berkurang drastis. Neraca keuangan mereka jadi tidak seimbang, perlu diambil langkah-langkah ekstrem untuk menjaga kebijakan klub.

Gaji pemain-pemain Barcelona mendominasi sampai 70 persen beban pengeluaran klub. Para petinggi sudah berdiskusi untuk mencari cara menanggulangi masalah tersebut.

Kendati demikian, tentang potong gaji itu ternyata tidak mendapatkan sambutan yang benar-benar baik. Kabarnya ruang ganti Barcelona terbagi jadi 3 suara perihal tentang ini. Sebagian menolak, sebagian sepakat, sebagian menunggu.

Tiga Jenis Kelompok
Pemain Bintang FC Barcelona, Lionel Messi saat merayakan gol yang di ciptakannya
Pertama adalah adalah sekelompok pemain yang menolak memotong gaji mereka, yang mungkin terdiri dari besarnya gaji pemain tersebut.

Mereka menolak memotong gaji karena percaya pihak klub punya banyak uang, yang terbukti dari beberapa kebijakan transfer buruk pada beberapa musim terakhir.

Kelompok kedua diisi oleh pemain-pemain yang rela memotong gaji mereka. Lionel Messi dikabarkan sebagai salah satunya. Bahkan Messi sudah menggelontorkan 1 juta euro untuk membantu memerangi virus corona di Spanyol dan Argentina.

Pemain-pemain dalam kelompok ini meyakini klub sedang kesulitan secara finansial. Ada banyak staf yang dinaungi Barca, yang biasanya bergantung pada pertandingan.

Ketiga, ada kelompok pemain yang menolak tentang pemotongan gaji tersebut dan ingin melihat bagaimana solusi RFEF. Kabarnya federasi sepak bola Spanyol itu telah menyiapkan dana khusus untuk membantu klub-klub yang kesulitan.

Jika benar mendapatkan bantuan dana, Barca seharusnya bisa bertahan selama penyebab virus corona ini.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.