Header Ads

Mantan Dokter Chelsea Mengatakan Alasan Pemain Bola Gampang Terkena Virus Corona

Eva Carneiro, Mantan dokter Chelsea ini memang tidak salah, namun konflik Mourinho dengan Eva dianggap sebagai awal keruntuhan Chelsea pada musin ini. Terlalu banyak pikiran Mourinho tidak menyelesaikan masalahnya dengan eva.
Sportsartikel.com - Eva Carneiro Mantan dokter Chelsea, mengungkapkan pemain sepak bola profesional justru lebih gampang terjangkit virus corona. Eva menjelaskan pendapat tersebut setelah melihat pelatih Arsenal, Mikel Arteta dan pemain Chelsea, Callum Hudson-Odoi positif terkena virus Corona.

Mikel Arteta dan Callum Hudon-Odoi adalah profesional sepak bola pertama di Inggris yang positif terserang virus Corona tersebut. Setelah itu, Premier League menunda semua laga hingga 4 April 2020.

Sebelumnya ada asumsi, atlet profesional yang mengikuti diet ketat dan mencapai fisik prima akan terhindar dari virus Corona. Namun, Eva mengatakan sebetulnya mereka malah gampang terkena virus.

"Pemain profesional telah terbukti tertekan kekebalannya secara teratur," kata mantan dokter Chelsea itu.

"Itu karena para olahragawan melalukan aktivitas melelahkan, mereka kadang bermain setiap 72 jam, serta pelatihan yang menciptakan ketegangan dalam tubuh," imbuhnya.

Dengan kompetisi yang padat dan pertandingan internasional, menuntut seorang pemain berada di level puncak untuk bermain tiga kali dalam sepekan secara konsisten.

Kelelahan pada tubuh berdampak pada sistem kekebalan mereka. Itu membuat pemain bola rentan terinfeksi berbagai penyakit seperti virus Corona.

Menjenguk teman satu tim
Striker Chelsea, Callum Hudson-Odoi saat bertanding melawan Burnley pada pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London. Callum Hudson-Odoi dinyatakan positif virus corona.
Carneiro yang sekarang bekerja sebagai Dokter Olahraga di The Sports Medical Group, London, mengatakan keinginannya agar rekan satu tim saat menjenguk tidak saling berjabat tangan atau berpelukan agar terhindar dari virus.

"Secara budaya, mungkin sulit untuk membujuk para pemain dan staf untuk mengubah perilaku yang menyebabkan penyerbaran infeksi seperti berjabat tangan dan berpelukan," kata Carneiro.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.